Manado, 29 Juli 2025 — Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Manado hari ini resmi melepas 85 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan pelepasan dan pembekalan berlangsung di kampus FUAD dan dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas, dosen pembimbing lapangan (DPL), Kaprodi dan Sekprodi dari seluruh prodi, serta jajaran LP2M IAIN Manado.

Sebanyak 85 mahasiswa FUAD akan menjalankan tugas pengabdian di empat wilayah Sulawesi Utara, yaitu Bolaang Mongondow Raya, Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dan Kabupaten Minahasa. Untuk wilayah Kota Manado sendiri, mahasiswa akan ditempatkan di tiga titik lokasi berbeda.
Program Studi Manajemen Dakwah mengirimkan sebanyak 11 mahasiswa yang turut dilepas hari ini untuk menjalankan misi pengabdian sesuai dengan semangat tridharma perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan FUAD, Dr. Sahari, M.Pd.I., menyampaikan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan amanah intelektual dan sosial. “Kami berharap mahasiswa FUAD dapat menjadi representasi keilmuan, nilai-nilai dakwah yang membangun, serta memperkuat semangat moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sesi pembekalan teknis disampaikan oleh unsur LP2M, yakni Ketua LP2M, Kepala Pusat Pengabdian, dan Sekretaris LP2M. Mereka menjelaskan tentang pola pelaporan kegiatan KKN, strategi membangun relasi sosial di masyarakat majemuk, serta pentingnya dokumentasi program kerja mahasiswa sebagai bentuk akuntabilitas dan penguatan literasi publik.

Para dosen pembimbing lapangan (DPL) juga memberikan arahan spesifik terkait kesiapan mahasiswa di lapangan, termasuk strategi adaptasi sosial dan etika komunikasi kultural di lokasi masing-masing.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, sebagai tanda semangat kolaborasi antara kampus dan masyarakat. Para mahasiswa akan mulai bergerak ke lokasi masing-masing dalam beberapa hari ke depan, membawa misi keilmuan, pengabdian, dan dakwah sosial yang transformatif.
